Syukurin...
Syukurin loh...emang enak,hehe..
Cuma mau ngajakin buat bersyukur aja, dari pada ngedumel mulu.
Yuuukkk...

Dayyina di tahun ke 4nya

Kamis, September 01, 2016
Tanggal ini 4 tahun lalu beberapa jam sebelum tengah malam, suara tangisnya memenuhi seisi ruang.
Tangis haru mengiringi rasa syukur sekaligus khawatirku akan karunia Illahi yang juga menjadi amanah yang akan Allah ta'ala minta pertanggung jawabannya di akhirat kelak.
Dan hari ini kembali kekhawatiran itu menyeruak di relung hatiku.
Kembali berkurang 1 tahun waktu yang telah ditentukan oleh-Nya.
Untaian pertanyaan menggayuti pikiranku.

Apakah yang sudah kami lakukan untuk memperdalam ilmu agamanya.
Apakah yang sudah kami lakukan untuk memperkuat akidahnya.
Apakah yang sudah kami lakukan untuk meneguhkan iman islamnya.

Ku sadar, mungkin kami bukan orang tua yang sempurna namun insyaAllah kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik.
Menyiapkan akidahmu sebagai pondasi yang kuat agar kelak apapun pilihan hidupmu, sejauh apapun kau akan melangkah, sehebat apapun aksi yang kau lakukan kau akan melandasi dengan pertanyaan "Apakah Allah me-ridho-i nya?".
Ya Allah, bimbinglah kami agar bisa menjadi orang tua yang bertanggung jawab.
Bimbinglah kami agar bisa menjadi orang tua yang amanah.

Barakallahufiik nak.
Semoga Berkah Allah ta'ala selalu manaungimu.

1 September 2016
Read On 0 comments

Apa yang mau disombongin

Kamis, Oktober 24, 2013

Allah ta'ala hanyalah satu2nya yang berhak untuk sombong.
Karena Allah ta'ala maha segala2nya.

Yang Maha Kaya,
Yang Maha Hidup,
Yang Maha Kekal
dan Maha segala2nya.

Tak ada satupun kita yg bisa menandinginya, kita hanyalah hamba-Nya yg lemah, fana, bodoh.

Karenanya tak patutlah kita sombong dengan apa yang kita punya.

Ilmu,,
Ilmu kita ibarat setetes air dibentang samudera bila dibandingkan ilmunya Allah ta'ala Yang Maha Mengetahui.

Harta,,
Harta yg kita miliki hanyalah seciprat kasih sayang Allah ta'ala Yang Maha Pengasih & Penyayang untuk hamba-Nya yg sedikit diberi keluasan yang harus menjaga diri karena akan dimintai pertanggung jawaban atas harta yg dimilikinya di yaumul mahsyar nanti.

"Darimana harta itu kau dapat,
dan kemana harta itu kau belanjakan"

Jagalah hati, jangan kau kotori,
Jagalah hati, lentera hidup ini.

Read On 0 comments

Gendhok MPASI

Jumat, Agustus 23, 2013

"ASI adalah makanan terbaik bagi bayi"

Bahkan sampai harus diatur dalam UU No. 36/2009,
"Setiap bayi berhak mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan, kecuali jika ada indikasi medis"
Walaaa, this is it..
Sebegitu pentingnya ASI dalam proses tumbuh kembang anak. Banyak nutrisi alami yang terkandung didalamnya. ASI menjadi salah satu anugerah Illahi yang banyak manfaatnya, salah satunya kolostrum yang mengandung imunoglobulin A (IgA) yaitu zat kekebalan tubuh yang akan melindungi dede bayi dari banyak macam penyakit. ASI dapat mencegah terjadinya alergi, mengurangi resiko kematian mendadak akibat SIDS, ASI juga bisa mencegah obesitas (kegemukan).
Banyak kan temans..
Nggak cuma buat dede bayi, tapi Bundanya juga banyak manfaatnya.
Menyusui bisa mengurangi tingkat stress Bunda dan resiko mengalami depresi postpartum.
Saat menyusui badan akan terasa lebih rileks karena menyusui memicu pelepasan hormon oksitosin yang mendorong rasa cinta dan ingin merawat, juga relaksasi. Hormon oksitosin yang dilepaskan saat menyusui juga membantu rahim Bunda berkontraksi setelah melahirkan sehingga pendarahan postpartum berkurang. Selain itu menyusui dapat mengurangi resiko bagi Bunda terkena kanker payudara dan kanker ovarium serta sebagai KB alamiah. (promina)

Nah kaan,
Ingetin tuh buat yang "sayang anak... sayang anak.. sayang istri... sayang istri"..
Taapii, inget..
Nggak semua hal didalam hidup ini bisa berjalan secara ideal kan.
Nggak semua Ibu bisa memberikan ASI kepada buah hatinya dengan lancar.
Nggak perlu berkecil hati Bunda, kita tau, 
bukan Bunda tak sayang sama dede,
bukan Bunda pengen dede disusuin sama sapi.
Apa daya gentong nggak ngucur.
Tapi inget Bunda, harus terus berusaha ngasih ASI ya kalo sayang dede.

Dede tuh anugerah Illahi yang harus kita jaga, rawat, didik dan besarkan dengan baik, ibarat uang petty cash, bisa diolah semau kita tapi tetep pertanggung jawabannya harus disiapkan.
Bundanya dede yang menjadi kekasih hati saya salah satunya, semangatnya luar biasa dalam memberikan ASI buat dede buah hati kami. Segala cara ditempuh, korek info kesini, korek info kesana, semua orang ditanya, segala makanan sehat pelancar ASI dimakan tanpa ampun, suplemen juga diminum (tapi ada satu yang masih ragu2 karena fatwa MUI jadi saya larang buat minum suplemen itu). Beli pompa ASI yang mantep2, beli botol ASIP bererot udah kaya juragan botol beling (^_^), beli freezer buat nyimpen ASIP. Bangun tengah malem & awal pagi buat merah ASIP (wew.. teope begete lah sayangku ini).

Tapi apa daya, Gendhok kami yang manis, lucu n imut2 ini nyedotnya kuat banget, sehari bisa abis 6-8 botol, sedangkan Bundanya paling banter bisa nyetok 5 botol sehari, jadilah defisit stok.
Panik melanda, sempet dijutekin gara2 ga punya solusi pas dede keabisan stok ASIP pada selasa, 8 Januari 2013 lalu. Akhirnya kami memutuskan untuk memberikan MPASI sebelum waktu ideal yang disarankan yaitu saat bayi sudah berumur 6 bulan.

Rabu 9 Januari 2013, Ayah yang sudah kepepet ini akhirnya bolos kantor buat nemenin Gendhok ku sayang menjalani MPASI pertamanya.
Pagi2 ditengah kondisi yang kata bang Ben "eh ujan gerimis aje" meluncur ke pasar mencari pisang ambon. Dapet 4 biji yang lumayan gede2, liur menetes melihat buah yang mengundang selera ini, tapi terus berjuang menahan diri demi Gendhok (*hahay lebeh..).
13.00 WIB setelah sholat dzuhur n Gendhok bangun tidur & menghabiskan stok ASIP terakhirnya. Kuberanikan diri mengambil sendok bayi dan setengah pisang, dengan mengucap Bismillah dan do'a sebelum makan, kusuap kan sendok pertama MPASI ke mulut Gendhok, bibirnya mengecap-ngecap, lidahnya melet2 merasakan rasa baru yang berbeda dengan ASI yang selama ini diminumnya. Alhamdulillah tidak ada penolakan, pelan2 kusuapkan serutan2 pisang itu dan tak terasa seperempat bagian pisang telah habis. Ku rasa cukup untuk pengalaman pertamanya.

Alhamdulillah, semoga sehat ya nak.

#kecupbasahdariAyahNBunda
Read On 0 comments

This Friday Evening

Jumat, November 18, 2011
(^_^)

Hi all,
how are you today?

After for a very long time have nothing to share,
in this beautiful evening at the holiest day of the week, i decided to share something.

I wanna share my BIG 11-11-11 day of my life,
Yes your right..

"I've been Married"

Alhamdulillah ya Allah,
Thanks to give me someone very special to me.
Someone that i hope i can share the rest of my life with her.
Someone that can accompany me to Your way, the way that You will always blessing both of us.


ALLAHUMMA INNI AS’ALUKA MIN KHAIRIHA WA KHAIRI MA JABALTAHA ‘ALAIHI. WA A’UDZUBIKA MIN SYARRIHA WA SYARRI MA JABALTAHA ‘ALAIHI

"Ya Allah, verily I ask You her goodness and kindness that you specify on her.
And I seek refuge in You from the ugliness and ugliness that You set for her"

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan Aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya”

Aamiiiiin..
Read On 0 comments

That's what I Mean With The Devil

Jumat, Juli 24, 2009


You are The Devil

Materiality. Material Force. Material temptation; sometimes obsession

The Devil is often a great card for business success; hard work and ambition.


Perhaps the most misunderstood of all the major arcana, the Devil is not really "Satan" at all, but Pan the half-goat nature god and/or Dionysius. These are gods of pleasure and abandon, of wild behavior and unbridled desires. This is a card about ambitions; it is also synonymous with temptation and addiction. On the flip side, however, the card can be a warning to someone who is too restrained, someone who never allows themselves to get passionate or messy or wild - or ambitious. This, too, is a form of enslavement. As a person, the Devil can stand for a man of money or erotic power, aggressive, controlling, or just persuasive. This is not to say a bad man, but certainly a powerful man who is hard to resist. The important thing is to remember that any chain is freely worn. In most cases, you are enslaved only because you allow it.


What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.

Read On 2 comments

Garuda di Dada ku..

Selasa, Mei 12, 2009
"Waaaa... finally..."

kata-kata itu yang tiba-tiba terlontar dari mulutku ketika ku melihat trailer film ini sebelum Hugh Jackman, Avi Arad, Lauren Shuler et all melancarkan aksi nya.

Ditengah gencarnya serbuan film-film nasional bertema percintaan dua, tiga atau lebih insan dunia atau serbuan hantu-hantu berpenampakan mengerikan yang membuat hannibal lecter dan freddy kruger ato bahkan jason bagaikan salah satu pemain di acara ketoprak humor.
Film ini diharapkan dapat memberi sedikit angin segar dalam membantu masyarakat indonesia menghilangkan kejenuhannya.

"Semoga saja... "

Sadarkah kita kalu selama ini anak-anak kita sudah tidah bisa lagi mendapatkan hiburan sesuai dengan level usia mereka,,
Hiburan yang masih pantas untuk mereka dapatkan..
Masih ingatkah qt dengan sosok Ria Enes dan Susan,,
Bondan Prakoso yang melonjak-lonjak mewakili semangat si lumba-lumba..

Saat itu, masih berbekas di hati ketika mendengar bondan bernyanyi,,
semangat ku untuk berprestasi di segala bidang semakin bergelora..

ketika kak Ria bertanya

"Susan..Susan..Susan..
Kalo gede.. mau jadi apa?"

dan Susan menjawab

"aku kepingin pinter..
biiiar jadi dokter.."


uuuuhhhh...
bergelora rasa nya dada ini untuk bisa menggapai cita-cita ku yang kala itu sama seperti cita-cita Susan.

"satu jam saja..
ku telah bisa..
cintai kamu..kamu..kamu..
dihatiku"

Kalimat-kalimat semacam itulah yang kini sering terlontar dari mulut-mulut mungil generasi penerus bangsa ini..
Kalimat yang sepertinya baru akan mereka mengerti maknanya saat mereka telah beranjak dewasa dan telah banyak makan asam garam kehidupan..

Film yang menceritakan kisah sesosok anak yang memiliki keinginan untuk bisa menjadi seorang pemain sepakbola professional, namun mimpinya itu mendapatkan hambatan dari kakek nya sendiri yang kurang setuju jika si anak menjadi pemain sepakbola.
Karena menurut sang kakek menjadi pemain sepakbola tidak memiliki masa depan yang baik..
Namun tanpa kenal lelah dan pantang menyerah, si anak tetap berusaha mewujudkan mimpinya..

Somaga film ini dapat menyemangati para generasi penerus bangsa untuk selalu keras berusaha untuk mencapai mimipinya,,,



Jika bang Napi bisa berkata :
"WASPADALAH...WASPADALAH..!!!"


Maka ku akan berkata :
"SEMANGATLAH...SEMANGATLAH...!!!"



Read On 0 comments

Demi Masa

manfaatkan yang lima sebelum datang yang lima

'bout me

Aq anak dari orangtua ku,yang pas lahir dikasi nama aditya herlangga sama mamah dan bapak ku tercinta... yang sedang berusaha menikmati hidup,tanpa pikiran negatif dan rasa syukur (hihihi,gaya nya)...