Dayyina di tahun ke 4nya
Kamis, September 01, 2016Tangis haru mengiringi rasa syukur sekaligus khawatirku akan karunia Illahi yang juga menjadi amanah yang akan Allah ta'ala minta pertanggung jawabannya di akhirat kelak.
Dan hari ini kembali kekhawatiran itu menyeruak di relung hatiku.
Kembali berkurang 1 tahun waktu yang telah ditentukan oleh-Nya.
Untaian pertanyaan menggayuti pikiranku.
Apakah yang sudah kami lakukan untuk memperdalam ilmu agamanya.
Apakah yang sudah kami lakukan untuk memperkuat akidahnya.
Apakah yang sudah kami lakukan untuk meneguhkan iman islamnya.
Ku sadar, mungkin kami bukan orang tua yang sempurna namun insyaAllah kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik.
Menyiapkan akidahmu sebagai pondasi yang kuat agar kelak apapun pilihan hidupmu, sejauh apapun kau akan melangkah, sehebat apapun aksi yang kau lakukan kau akan melandasi dengan pertanyaan "Apakah Allah me-ridho-i nya?".
Ya Allah, bimbinglah kami agar bisa menjadi orang tua yang bertanggung jawab.
Bimbinglah kami agar bisa menjadi orang tua yang amanah.
Barakallahufiik nak.
Semoga Berkah Allah ta'ala selalu manaungimu.
1 September 2016
Apa yang mau disombongin
Kamis, Oktober 24, 2013Allah ta'ala hanyalah satu2nya yang berhak untuk sombong.
Karena Allah ta'ala maha segala2nya.
Yang Maha Kaya,
Yang Maha Hidup,
Yang Maha Kekal
dan Maha segala2nya.
Tak ada satupun kita yg bisa menandinginya, kita hanyalah hamba-Nya yg lemah, fana, bodoh.
Karenanya tak patutlah kita sombong dengan apa yang kita punya.
Ilmu,,
Ilmu kita ibarat setetes air dibentang samudera bila dibandingkan ilmunya Allah ta'ala Yang Maha Mengetahui.
Harta,,
Harta yg kita miliki hanyalah seciprat kasih sayang Allah ta'ala Yang Maha Pengasih & Penyayang untuk hamba-Nya yg sedikit diberi keluasan yang harus menjaga diri karena akan dimintai pertanggung jawaban atas harta yg dimilikinya di yaumul mahsyar nanti.
"Darimana harta itu kau dapat,
dan kemana harta itu kau belanjakan"
Jagalah hati, jangan kau kotori,
Jagalah hati, lentera hidup ini.
Gendhok MPASI
Jumat, Agustus 23, 2013This Friday Evening
Jumat, November 18, 2011Hi all,
how are you today?
After for a very long time have nothing to share,
in this beautiful evening at the holiest day of the week, i decided to share something.
I wanna share my BIG 11-11-11 day of my life,
Yes your right..
Alhamdulillah ya Allah,
Thanks to give me someone very special to me.
Someone that i hope i can share the rest of my life with her.
Someone that can accompany me to Your way, the way that You will always blessing both of us.
ALLAHUMMA INNI AS’ALUKA MIN KHAIRIHA WA KHAIRI MA JABALTAHA ‘ALAIHI. WA A’UDZUBIKA MIN SYARRIHA WA SYARRI MA JABALTAHA ‘ALAIHI"Ya Allah, verily I ask You her goodness and kindness that you specify on her.
And I seek refuge in You from the ugliness and ugliness that You set for her"
“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan dirinya dan kebaikan yang Engkau tentukan atas dirinya. Dan Aku berlindung kepadaMu dari kejelekannya dan kejelekan yang Engkau tetapkan atas dirinya”
Aamiiiiin..
That's what I Mean With The Devil
Jumat, Juli 24, 2009
You are The Devil
Materiality. Material Force. Material temptation; sometimes obsession
The Devil is often a great card for business success; hard work and ambition.
Perhaps the most misunderstood of all the major arcana, the Devil is not really "Satan" at all, but Pan the half-goat nature god and/or Dionysius. These are gods of pleasure and abandon, of wild behavior and unbridled desires. This is a card about ambitions; it is also synonymous with temptation and addiction. On the flip side, however, the card can be a warning to someone who is too restrained, someone who never allows themselves to get passionate or messy or wild - or ambitious. This, too, is a form of enslavement. As a person, the Devil can stand for a man of money or erotic power, aggressive, controlling, or just persuasive. This is not to say a bad man, but certainly a powerful man who is hard to resist. The important thing is to remember that any chain is freely worn. In most cases, you are enslaved only because you allow it.
What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.
Garuda di Dada ku..
Selasa, Mei 12, 2009kata-kata itu yang tiba-tiba terlontar dari mulutku ketika ku melihat trailer film ini sebelum Hugh Jackman, Avi Arad, Lauren Shuler et all melancarkan aksi nya.
Ditengah gencarnya serbuan film-film nasional bertema percintaan dua, tiga atau lebih insan dunia atau serbuan hantu-hantu berpenampakan mengerikan yang membuat hannibal lecter dan freddy kruger ato bahkan jason bagaikan salah satu pemain di acara ketoprak humor.
Film ini diharapkan dapat memberi sedikit angin segar dalam membantu masyarakat indonesia menghilangkan kejenuhannya.
Sadarkah kita kalu selama ini anak-anak kita sudah tidah bisa lagi mendapatkan hiburan sesuai dengan level usia mereka,,
Hiburan yang masih pantas untuk mereka dapatkan..
Masih ingatkah qt dengan sosok Ria Enes dan Susan,,
Bondan Prakoso yang melonjak-lonjak mewakili semangat si lumba-lumba..
Saat itu, masih berbekas di hati ketika mendengar bondan bernyanyi,,
semangat ku untuk berprestasi di segala bidang semakin bergelora..
ketika kak Ria bertanya
Kalo gede.. mau jadi apa?"
dan Susan menjawab
biiiar jadi dokter.."
uuuuhhhh...
bergelora rasa nya dada ini untuk bisa menggapai cita-cita ku yang kala itu sama seperti cita-cita Susan.
"satu jam saja..
ku telah bisa..
cintai kamu..kamu..kamu..
dihatiku"
Kalimat-kalimat semacam itulah yang kini sering terlontar dari mulut-mulut mungil generasi penerus bangsa ini..
Kalimat yang sepertinya baru akan mereka mengerti maknanya saat mereka telah beranjak dewasa dan telah banyak makan asam garam kehidupan..

