That's what I Mean With The Devil
Jumat, Juli 24, 2009
You are The Devil
Materiality. Material Force. Material temptation; sometimes obsession
The Devil is often a great card for business success; hard work and ambition.
Perhaps the most misunderstood of all the major arcana, the Devil is not really "Satan" at all, but Pan the half-goat nature god and/or Dionysius. These are gods of pleasure and abandon, of wild behavior and unbridled desires. This is a card about ambitions; it is also synonymous with temptation and addiction. On the flip side, however, the card can be a warning to someone who is too restrained, someone who never allows themselves to get passionate or messy or wild - or ambitious. This, too, is a form of enslavement. As a person, the Devil can stand for a man of money or erotic power, aggressive, controlling, or just persuasive. This is not to say a bad man, but certainly a powerful man who is hard to resist. The important thing is to remember that any chain is freely worn. In most cases, you are enslaved only because you allow it.
What Tarot Card are You?
Take the Test to Find Out.
Garuda di Dada ku..
Selasa, Mei 12, 2009kata-kata itu yang tiba-tiba terlontar dari mulutku ketika ku melihat trailer film ini sebelum Hugh Jackman, Avi Arad, Lauren Shuler et all melancarkan aksi nya.
Ditengah gencarnya serbuan film-film nasional bertema percintaan dua, tiga atau lebih insan dunia atau serbuan hantu-hantu berpenampakan mengerikan yang membuat hannibal lecter dan freddy kruger ato bahkan jason bagaikan salah satu pemain di acara ketoprak humor.
Film ini diharapkan dapat memberi sedikit angin segar dalam membantu masyarakat indonesia menghilangkan kejenuhannya.
Sadarkah kita kalu selama ini anak-anak kita sudah tidah bisa lagi mendapatkan hiburan sesuai dengan level usia mereka,,
Hiburan yang masih pantas untuk mereka dapatkan..
Masih ingatkah qt dengan sosok Ria Enes dan Susan,,
Bondan Prakoso yang melonjak-lonjak mewakili semangat si lumba-lumba..
Saat itu, masih berbekas di hati ketika mendengar bondan bernyanyi,,
semangat ku untuk berprestasi di segala bidang semakin bergelora..
ketika kak Ria bertanya
Kalo gede.. mau jadi apa?"
dan Susan menjawab
biiiar jadi dokter.."
uuuuhhhh...
bergelora rasa nya dada ini untuk bisa menggapai cita-cita ku yang kala itu sama seperti cita-cita Susan.
"satu jam saja..
ku telah bisa..
cintai kamu..kamu..kamu..
dihatiku"
Kalimat-kalimat semacam itulah yang kini sering terlontar dari mulut-mulut mungil generasi penerus bangsa ini..
Kalimat yang sepertinya baru akan mereka mengerti maknanya saat mereka telah beranjak dewasa dan telah banyak makan asam garam kehidupan..

